Gak ada tuh yg mau jd sukarelawan ke US he he. Mikir2 100000 kali. Tapi TJ batal dan tdk akan membakar AQ krn dia terima over 100 death threaths. Seriuosly.
Di Indonesia utk urusan agama ada dept agama, tapi mrk lebih tertarik utk ngurusin urusan2 agama yg ada duitnya, spt urusan haji, zakat, perkawinan dan sejenisnya. Utk urusan tempat ibadah/dakwah ada sk 2 menteri. Tapi sk itu tdk (bisa) dijalankan dgn seutuhnya. Pemerintah msh2 setengah2 ngurusin soal ini. Gak punya keberanian. Banci! Gw pernah bilang klo negara ini bukan negara sekuler dan bukan negara agama. Majority minority dlm urusan agama msh dianut, hal ini mengakibatkan pelaksanaan sk jd tdk konsisten. Para pejabat pemerintah msh takut sama yg majority. Hasilnya un fair treatment. Shg timbul konflik horizontal. Kita bisa berharap DPR angkat bicara. Tapi Elit politik klo urusan sensitif gini banyak yg angkat tangan, diam seribu bahasa. Pd hal mrk rakyat adalah konstituen parpol dan para elit politik juga. Gw bisa merasakan konflik ini spt api dlm sekam. Klo ada provokator yg canggih, bubar negara ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar